Ads 468x60px

Wednesday, May 25, 2011

Info tentang Siksa Orang yang Meremehkan Shalat

Info syariah Stop mulai saat ini untuk menganggap shalat sebagai siksaan, dengan berpandangan bahwa di dalam melaksanakan shalat ada waktu yang tersita, tenaga yang terbuang atau aktifitas terpaksa terhenti karena menjalankan shalat. Mulai saat ini, jadikan shalat sebagai kebutuhan hidup dan bagian dari hidup itu sendiri. Jangan remehkan shalat, karena shalat adalah kewajiban. Siksa bagi orang yang meremehkan shalat amat pedih apalagi bagi orang yang tidak melaksanakan shalat. Simaklah baik baik tulisan di bawah ini tentang siksa bagi orang yang meninggalkan shalat. 

Fathimah ra, bertanya kepada Rasulullah saw., “wahai Ayahku! Apa siksa bagi orang yang meremehkan sholat, baik laki-laki maupun perempuan?” Kemudian Rasulullah menjawab:”Wahai Fathimah, barang siapa yang meremehkan shalat, lelaki maupun perempuan, maka Allah akan memberinya 15 petaka. Enam diantaranya di dunia, tiga di saat kematiannya, tiga di dalam kuburnya, dan tiga pada hari kiamat di saat angun dari kuburnya.

Enam petaka yang diberikan kepada orang orang yang meremehkan sholat tersebut di antaranya adalah; Allah akan mencabut berkah umurnya, Allah akan mencabut berkah rezekinya, Allah akan menghapus ciri orang shaleh dari mukanya, semua amal yang dilakukannya tidak diberi pahala, doanya tidak terangkat ke langit, dan tidak mendapat bagian di dalam do’a orang orang shaleh. 

Tiga petaka lainnya yang akan ditimpakan oleh Allah kepada orang yang meremehkan sholat di antaranya adalah; atinya dalam keadaan terhina, lapar dan kehausan, rasa hausnya tersebut tidak akan hilang andaikan ia diberi minum satu sungai secara penuh

Tiga perkara lainnya yang menimpa orang-orang yang meremehkan shalat di dalam kubur yaitu; Allah akan menyerahkan kepada malaikat yang menakutkan (mengerikan), kubur akan menjepitnya, kuburnya gelap gulita. Sedangkan tiga lagi siksaan yang akan ditimpakan kepada orang yang meremehkan shalat adalah; Allah akan menyerahkan kepada malaikat dengan siksa malaikat tersebut akan menyeretnya dengan posisi terbalik, di hisab oleh Allah secara detail, Allah tidak akan menoleh padanya dan tidak mensucikannya dan baginya adzab yang pedih. (tafsir al muin: 576)

Lima belas petaka tersebut akan diberikan kepada orang orang yang meremehkan shalat, terlintas dalam benak saya, lalu bagaimana besarnya siksaan bagi orang yang dengan sengaja meninggalkan shalat, jika orang yang meremehkan shalat saja demikian berat siksanya. Karena itu dalam awal awal kami katakan Stop sekarang juga untuk meremehkan shalat.

13 Komentar:

Ardian Bumi said...

wah... Terima kasih mas, setidaknya ini akan menjadikan kita introspeksi.
Sudah ikhlaskah kita dalam mendirikannya.

Ustad Virtual said...

betul... mari kita sama sama memperbaiki pandangan kita tentang kebutuhan sholat... ini

Bayu Hidayat said...

wah terimakasih ya. ada 15 petaka. harus lebih tepat waktu lagi nih solat nya

warsito said...

makasih gan telah diingatkan

Cay's said...

ia terimakasih semoga bermanfaat untuk yang lain

Mas Kholiq said...

subhanallah.....
terima kasih mas atas infonya....
sam kena mas...

Kamal Hayat said...

Saya menyesal ketika tadi malam nggk sholat isya.. Subhanallah

Herdoni Wahyono said...

Untuk berbuat baik dan menempuh 'jalan yang lurus' memang terasa 'berat' (bagi hawa nafsu) dan banyak rintangan serta penyakitnya yang menggerogoti amal yang dikerjakannya. Alangkah beruntungnya orang yang dapat merasakan manisnya beribadah kepadaNya. Trims sharingnya. Salam sukses.

Azizah Ananda said...

Makasi ya buat infonya yg sangat bermanfaat. Salam kenal ya kak ^^

Ustad Virtual said...

Aziah@ semoga bermanfaat, salam kenal balik

Suyanto said...

Asholatu 'imma duddin...Sholat adalah tiang agama.

Anonymous said...

ngeri mas bacanya

cherul parawali chefay said...

artikel yg saling mengingat kn sesama saudara seiman bgus gan, izin tag ya gan mksi gan, izin tag ya gan mksi

Post a Comment

Terimakash Atas kunjungan dan komentarnya ( salam persahabatan )

 

Sosial Media

About Me

My Photo
Menapaki setiap jengkal langkah hidup ini dengan belajar tiada henti, menuju suatu titik nan suci